Wanita karir dan Ibu Menyusui

Selamat pagi Bunda semua, asimembangun pola pikir yang selalu semangat dalam menjalani aktifitas di rumah dalam mengurus anak sebagai Buah hati maupun di lingkungan kantor jika Bunda sebagai wanita karir adalah suatu tantangan tersendiri. Repotnya menata pola pengasuhan terhadap anak membutuhkan suatu kejelian, terkadang seorang Ibu Rumah tangga yang merangkap profesi sebagai wanita karir tidak mau repot dan terusik kesibukannya, sehingga di kontrakan sebuah tanggung jawab kepada Asisten Rumah Tangga (ART).

Menjadi suatu fenomena dengan adanya Seorang ART, maka pilihan menggunakan Susu Formula adalah menjadi bagian dari keputusan seorang wanita karir. Apakah wanita karir tidak mau berusaha agar selalu memberikan asupan ASInya kepada Buah hatinya, atau sekedar mengalami gangguan pada kelenjar susu, sehingga produksinya menjadi sangat kurang. Adalah menjadi niat kesanggupan seorang Ibu Menyusui untuk memberikan produksi Air Susu Ibu nya kepada Buah Hati.

Seiring dengan berjalanya waktu, program pemerintah akan kesadaran memberikan ASI kepada Buah Hati terus menerus digalakkan. Kesadaran akan manfaat ASI sebagai makanan terbaik bagi bayi dan tidak tergantikan dengan susu formula manapun, mendorong Pemerintah unutk membangun Fasilitas Nursary room. Selanjutnya tergantung Bunda semua sebagai Ibu Menyusui, dari instansi Pemerintah maupun swasta memberikan kebebasan dalam hal pemenuhan laktasi. Ayo Ibu Menyusui yang belum sepenuhnya mantap dalam memberikan Air Susu Ibu, mulai sekarang berikan ASI Ibu kepada Buah Hati tercinta, institusi Bunda tempat bekerja mendukung Bunda semua, termasuk pemerintah saat ini yang sedang menggalakkan pengarusutamaan gender.