Apa Penyebab Alergi Susu Sapi pada Anak Bayi yang Penting untuk Diketahui

Alergi susu sapi yang dialami oleh anak bayi, khususnya bayi saat ini terus meningkat sehingga harus diketahui dengan baik apa penyebab alergi susu sapi pada anak bayi. Meskipun terdapat solusi mengganti susu sapi dengan susu kedelai, namun pada kenyataannya dikatakan bahwa hampir sekitar 40 persen kemungkinan penderita alergi susu sapi juga akan menderita alergi terhadap susu kedelai.

apa saja penyebab alergi susu sapi pada anak bayi

Alergi susu sapi memang menjadi hal yang paling dikhawatirkan terutama jika bayi hingga anak-anak yang mengalaminya. Karena kandungan susu yang baik bagi pertumbuhan anak menjadi salah satu hal yang membuat susu menjadi sangat penting terutama untuk perkembangan dan kesehatan anak. Bahkan makanan utama anak bayi adalah susu, sehingga penting bagi bayi untuk mengkonsumsi susu terutama Air Susu Ibu atau ASI. beragam gejala serta reaksi dapat timbul akibat alergi dari susu sapi tersebut. Mulai dari gatal-gatal hingga sesak napas sehingga terdapat tingkata untuk mengelompokan tingkat keparahan dari alergi tersebut. Namun sebelum mengetahui gejala atau tanda anak bayi mengalami alergi, maka harus diketahui penyebab dari mengapa terjadi alergi pada anak bayi terutama yang timbul akibat dari susu sapi.

Penyebab umum timbulnya alergi karena susu sapi pada anak bayi

Timbulnya alergi susu sapi terhadap anak bayi umunya dikarenakan sistem imun tubuh yang malfungsi atau tidak normal. Kandungan protein susu diartikan oleh imun sebagai kandungan zat yang berbahaya meskipun sebenarnya tidak, sehingga produksi antibodi atauimmunoglobulin atau juga disebut dengan IgE menganggap protein yang masuk ke tubuh dari susu sapi tersebut sebagai alergen.

Antibodi IgE memacu zat kimia lain untuk menyerang protein hingga menimbulkan beragam gejala yang biasanya berbeda-beda dari tiap anak bayi. Gejala tersebut berupa hidung dan mata memerah hingga gatal, terdapat ruam, bintik merah seperti campak namun gatal, hidung berair, bersin, mual dan muntah, diare, sembelit, hingga sesak napas.

penyebab alergi susu sapi anak bayi

Kandungan protein pada susu sapi memiliki 2 jenis yang berbeda, kandungan protein yang biasanya menimbulkan atau penyebab dari timbulnya alergi tersebut yaitu Casei yang dapat ditemukan pada bagian padat susu yang telah membeku dan Whey yang berada pada bagian susu yang cair, dan merupakan sisa dari susu setelah menjadi beku. Beberapa anak mungkin hanya akan alergi terhadap salah satu jenis protein tersebut atau bahkan juga alergi terhadap keduanya. Namun protein tersebut sebenarnya juga tidak hanya ada pada susu sapi, melainkan juga pada makanan dan salah satunya juga terhadap susu kedelai.

Meskipun sulit untuk mencegahnya, namun jika telah mengetahui anak bayi mengalami reaksi alergi setelah meminum susu sapi. Maka hal yang paling tepat dilakukan adalah menghindari pemberian produk, baik makanan maupun minuman yang mengandung susu sapi. selain itu juga, pada dasarnya yang dibutuhkan bayi tak lain adalah Air Susu Ibu atau ASI hingga empat bulan pertama usia bayi yang dapat mencegah timbulnya alergi terhadap susu sapi saat anak bayi telah mulai tumbuh.

Reaksi yang ditimbulkan saat bayi mengalami alergi terhadap susu sapi

Respon alergi terhadap susu sapi secara klinis terbagi menjadi 3 saat bayi mengkonsumsi susu sapi. Pertama disebut dengan respon cepat yaitu reaksi alergi yang langsung muncul saat bayi meminum susu sapi seperti langsung muncul bintik merah seperti halnya campak yang menimbulkan gatal-gatal pada kulit bayi tersebut. kemudian juga sesak napas yang ditandai dengan bunyi napas seperti misalnya “ngik” atau anak bayi terlihat berat saat sedang bernapas hingga mata dan hidung memerah dengan disertai gatal juga. Reaksi cepat ini biasanya hanya memiliki jeda 45 menit setelah bayi meminum susu sapi.

faktor penyebab alergi susu sapi anak bayi

Kedua yaitu reaksi sedang dengan jangka waktu sekitar 45 menit hingga 2 jam setelah meminum susu sapi. Gejala yang ditimbulkan adalah mual hingga muntah dan bahkan juga diare. Yang ketiga yaitu reaksi lambat yang terjadi lebih lama yaitu 20 jam setelah meminum susu sapi. Gangguan atau gejala yang timbul dapat berupa eksim kulit atau dermatitis yang pastinya terasa gatal, sembelit atau konstipasi hingga diare.

Dengan mengetahui apa penyebab alergi susu sapi pada anak bayi maka setidaknya dapat memberikan tindakan yang tepat dan cepat saat anak bayi mengalami alergi susu sapi tersebut.