Kami Menjual Susu Kedelai Pengganti Susu Sapi Bagi Anak yang Alergi

Alternatif susu kedelai terhadap alergi anak pada susu sapi adalah jalan keluar para ibu di Indonesia.  Menurut para ahli, anak-anak dianjurkan diberi asupan susu ketika mereka sudah menginjak ussia satu tahun ke atas. Dengan alasan, di usia tersebut, sistem pencernaan anak-anak dapat beradaptasi dengan setiap kandungan gizi di dalam susu. Pemberian susu kepada anak pun juga harus mengikuti anjuran. Pastikan setiap ibu memberikan susu kepada anak sebanyak dua gelas saja setiap hari. Jangan sampai lebih dari itu karena akan membuat perut anak terasa kenyang dan anak menjadi tidak nafsu makan.

Umumnya, susu yang dipilih untuk anak-anak adalah susu sapi. Namun, fakta di lapangan, seperti halnya di Indonesia, kasus alergi terhadap susu sapi ternyata masih terjadi. Jika sudah demikian, maka para ibu lebih dianjurkan untuk mencari alternatif pengganti susu sapi agar tidak terjadi ASS atau Alergi Susu Sapi. Alternatif yang harus Anda ambil adalah dengan memberikan susu kedelai karena kami menjualnya untuk Anda.

jual kid soya alergi susu sapi bayi

Kami Menjual Susu Kedelai Pengganti Susu Sapi Bagi Anak yang Alergi

Hasil Penelitian di Tahun 1999 terhadap Susu Kedelai

Seorang anak yang mengalami alergi terhadap susu bayi di usianya yang masih belum genap dua belas bulan, maka ketika mereka menginjak usia Kanak-kanak, tubuhnya tetap sulit menerima asupan protein dan gizi lain dari susu sapi. Untuk itu, agar anak Anda yang mengalami alergi susu sapi menggantinya dengan diberikan asupan susu kedelai. Hal ini sudah dibuktikan melalui penelitian yang dilakukan di tahun 1999. Oleh seorang ahli di bidang formulasi susu anak, Lasekan, J.B., dan timnya memperoleh hasil berupa anak yang diberi asupan susu kedelai dengan formulasi khusus akan tetap mengalami masa pertumbuhan normal, sama seperti anak-anak yang diberi asupan susu sapi oleh ibu mereka. Sehingga Anda tidak perlu khawatir dengan masa pertumbuhan anak ketika perlu mengganti susu sapi dengan susu kedelai.

jual susu kedelai alergi susu sapi kids soya

Hasil Penelitian di Tahun 2010 terhadap Susu Kedelai

Tidak semua ibu-ibu di dunia dapat terus memberikan ASI ekslusif setelah bayi berusia enam bulan ke atas. Jika ASI ibu tidak keluar, maka mereka akan memberikan susu sapi kepada si buah hati. Anda pasti juga akan melakukan hal yang sama. Namun, menjadi tidak dapat diteruskan ketika anak Anda mengalami alergi terhadap susu sapi. Sehingga Anda pun mengambil langkah berupa alternatif susu kedelai. Menurut Ikatan Dokter Indonesia di tahun 2010 melakukan penelitian terhadap susu kedelai yang diberikan kepada anak. Hasilnya adalah para ahli dalam Ikatan Dokter Indonesia menjelaskan mereka memberikan rekomendasi susu kedelai sebagai pengganti susu sapi bagi anak yang alergi terhadap susu sapi. Ikatan Dokter Indonesia juga menekankan tidak masalah memberikan susu kedelai untuk anak yang menginjak usia enam bulan ke atas. Selama diberikan dalam batas yang wajar.

Susu Kedelai Mampu diterima dengan Baik oleh Anak-anak

Membandingkan antara susu sapi dengan susu kedelai pasti memiliki rasa dan aroma yang berbeda. Namun, kecanggihan teknologi dan kepandaian para ahli dalam memformulasi susu kedelai. Terciptalah rasa, aroma, dan formula susu kedelai yang “mirip” seperti susu sapi. Sehingga susu kedelai dapat diterima dengan baik oleh anak-anak yang alergi terhadap susu kedelai. Mereka akan menyangka sedang mengkonsumsi susu sapi karena rasa susu kedelai yang tidak berbeda jauh dengan susu sapi. Selain itu, susu kedelai yang diproduksi saat ini juga dikembangkan dengan beberapa varian rasa tidak hanya vanila dan cokelat.

cara mengatasi alergi susu sapi anak bayi

Susu Kedelai yang diformulasi Gizi Lengkap

Para ibu tidak boleh asal memilih susu kedelai sebagai pengganti susu sapi. Anda tidak disarankan untuk memilih susu kedelai yang benar-benar murni. Sebaiknya, belilah susu kedelai yang sudah diformulasi dengan berbagai gizi lengkap. Umumnya, kandungan gizi yang harus dilengkapi pada susu kedelai adalah kandungan vitamin A, kandungan vitamin D, kandungan mineral kalsium yang penting dibutuhkan untuk pertumbuhan anak.

Agar pemberian susu kedelai juga aman untuk anak, Anda wajib memberikannya setelah menginjak usia enam buan “ke atas”. Sehingga tubuh anak dapat beradaptasi dengan protein susu kedelai. Jadi, bagi Anda yang memiliki anak dengan alergi susu sapi berikan alternatif susu kedelai.

Bagaimana solusi mengatasi alergi susu sapi pada anak bayi

Solusi alergi susu sapi sangat penting menjadi pengetahuan para ibu. Ketika anak bayi mereka memiliki alergi terhadap susu sapi, maka para ibu mencari tahu langkah apa yang sebaiknya untuk mengatasi alergi susu sapi pada anak bayi. Menurut penelitian, sekitar tujuh persen anak bayi di beberapa negara memiliki masalah berupa alergi susu sapi. Kondisi kekebalan tubuh anak bayi yang tidak dapat merespon gizi protein susu secara normal inilah yang disebut dengan alergi. Seperti yang diketahui, susu sapi merupakan gizi esensial bagi anak bayi.

Bagaimana solusi mengatasi alergi susu sapi pada anak bayi ?

Jika gizi esensial tidak tercukupi, tentu akan membuat pertumbuhan anak bayi Anda menjadi terhambat. Sebagai ibu, Anda tidak perlu terlalu khawatir dengan kondisi anak bayi yang mengalami alergi terhadap susu sapi. Karena Anda dapat mengetahui solusi mengatasi alergi susu sapi pada anak bayi berikut ini.

Apa saja langkah langkah yang harus di tempuh jika anak bayi kita menderita alergi susu sapi? yuk mari kita liat artikel di bawah ini

langkah mengatasi alergi susu sapi anak bayi

Bawa Anak Bayi untuk Periksa ke Dokter Anak

Umumnya, gejala yang ditimbulkan pada anak bayi yang menderita alergi susu sapi adalah diare. Tubuh merespon kurang baik terhadap kandungan protein susu sapi dan membuat sistem pencernaan ikut bermasalah. Sehingga timbullah reaksi alergi berupa diare. Selain diare, gejala yang timbul akibat alergi pada susu sapi adalah pipi anak bayi Anda terlihat kemerah-merahan. Jika sudah demikian, Anda tidak dapat diam saja. Anda harus segera membawa anak bayi ke rumah sakit terdekat. Periksa dan berkonsultasilah ke dokter anak mengenai gejala dan kondisi anak bayi Anda yang alergi terhadap susu sapi.

Alternatif Pemberian Susu Hipoalergenik untuk Anak Bayi yang Menderita Alergi Susu Sapi

Dengan Anda memeriksakan kondisi anak bayi yang menderita alergi terhadap susu sapi, maka ada solusi yang diberikan oleh dokter. Dokter anak biasanya akan memberikan alternatif susu seperti apa yang sebaiknya dikonsumsi oleh anak bayi Anda. Sehingga anak bayi Anda akan tetap dapat memperoleh asupan susu sebagai gizi esensial tanpa harus menimbulkan alergi kembali. Dokter anak akan memberikan saran kepada Anda untuk memberikan jenis susu “Hipoalergenik”. Susu Hipoalergenik merupakan susu formula yang tetap memiliki kandungan protein dari susu sapi. Hanya perbedaannya terletak pada proses pengolahan. Yaitu, dalam proses hidrolisis protein oleh enzim dilakukan secara penuh atau hidrolisis seluruhnya. Menurut Dokter Anak bernama Dr. Widodo Judarwanto, ahli alergi anak, beliau menjelaskan, susu jenis Hipoalergenik sangat efektif diberikan kepada anak bayi yang “sudah” mengalami alergi susu sapi.

apa saja solusi untuk penderita alergi susu sapi anak bayi

Alternatif Pemberian Susu Terhidrolisis Sebagian

Jika Anda menyadari bahwa anak bayi memiliki potenssi terhadap alergi susu sapi, namun anak bayi Anda belum mengalaminya. Dokter anak lebih menyarankan Anda untuk memberikan jenis susu “Terhidrolisis Sebagian” untuk anak bayi yang “belum” mengalami alergi susu sapi. Proses pengolahan susu melalui proses hidrolisis enzim. Yaitu, dalam proses pemecahan atau hidrolisis protein susu diperlukan bantuan enzim agar dapat terhidrolisis sebagian. Susu yang diproses dengan cara demikian ketika dikonsumsi oleh anak bayi tidak akan menimbulkan risiko alergi.

Membatasi Pemberian Asupan Pangan yang Mengandung Susu Sapi

Melihat kondisi anak bayi Anda yang memiliki potensi alergi susu sapi, maka lebih baik batasi asupan pangannya. Sebagai ibu, Anda hendaknya tidak memberikan asupan pangan apapun yang mengandung susu sapi. Sebagai bagian dari solusi alergi susu sapi, berilah anak bayi Anda susu seperti yang disarankan oleh Dokter Anak. Berilah pula sumber makanan yang tidak mengandung susu sapi. Anda dapat menunda pemberian asupan pangan yang mengandung susu sapi hingga anak bayi menginjak usia 12 bulan.

Tetap Penuhi Asupan Vitamin D dengan Sumber Pangan Ini

Salah satu sumber gizi yang terkandung di susu sapi adalah vitamin D. Namun, jika anak bayi Anda mengalami alergi, maka berikanlah sumber pangan yang memiliki kandungan vitamin D. Seperti telur, bayam, kedelai, ikan salmon, ikan sarden, ikan tuna. Sebagai sumber gizi makanan padat vitamin D bagi anak bayi.

solusi alergi susu sapi pada anak bayi

Ternyata meskipun anak bayi menderita alergi susu sapi, mereka tetap dapat mengkonsumsi susu. Meskipun anak bayi tidak dapat menerima sumber gizi vitamin D dari susu sapi, namun Anda dapat memberikannya dari sumber pangan lain. Jadi, para ibu disarankan untuk selalu ingat solusi alergi susu sapi.