Penelitian Antioksidan Kedelai oleh Orang Jepang

Penelitian Antioksidan Kedelai oleh orang Jepang. Berbagai Penelitian yang lain mengatakan bahwa kedelai merupakan antioksidan. Penelitian ini dilakukan oleh Tim Peneliti Jepang dari Hirosaki University School of Medicine menguji tentang pengaruh susu kedelai pada kolesterol LDL dalam laboratorium. Pertama tama mereka memberi makan kelinci kelinci dengan menu oriental standar yang ditambah dengan kolesterol.

Pada Tahap kedua penelitian ini, mereka membagi kelinci kelinci itu menjadi dua kelompok, satu kelompok menerima menu yang sama namun diberi juga probucol, anti oksidan yang terkenal. Kelompok kedua diberi menu yang sama namun ditambahi dengan susu kedelai. Hasilnya kadar lipida sebelum oksidasi menurun secara drastis pada kedua  kelompok tadi. Terbukti bahwa susu kedelai bekerja lebih baik dibanding dengan probucol dalam mencegah oksidasi LDL. Para peneliti ini, yang melaporkan hasilnya di The Annal of The New York Academy of Sciences, menyimpulkan bahwa dikarenakan protein kedelai menurunkan produksi LDL yang teoksidasi dan terdeformasi, dan sangat berguna dalam mencegah perkembangan penyakit aterosklerosis (pengerasan pembuluh arteri).

Secara klinis orang Jepang sangat kritis ya Bunda, dengan usaha usaha penelitian mereka, setidaknya setiap sumber makanan yang mengandung senyawa senyawa penyembuhan telah mereka teliti dan senyawa senyawa tersebut telah diuji akan kebenaran kandungannya yang bermanfaat bagi kita ya Bunda.

Indonesia sebagai salah satu negara penghasil kedelai, dari alasan itu sangat membantu kita ya Bunda dalam memperoleh sumber makanan itu secara mudah dan murah, mengolahnya dalam bentuk makanan dan minuman yang bergizi tinggi seperti susu kedelai yang manfaatnya luar biasa ya untuk Ibu Menyusui.