Mengenal Resiko Akibat yang Ditimbulkan Alergi Susu Sapi pada Anak Bayi

Terjadinya alergi pada bayi saat mengkonsumsi susu sapi memiliki resiko akibat yang ditimbulkan alergi susu sapi pada anak bayisehingga harus selalu diwaspadai dan juga diketahui oleh para orang tua. Reaksi dari sistem imun atau kekebalan tubuh muncul saat iun menganggap terdapat kandungan zat yang berbahaya bagi tubuh, yang bisa jadi memang berbahaya tetapi bisa juga tidak. Namun khususnya pada anak bayi, hal ini terjadi karena sistem imun atau kekebalan tubuh pada bayi masih rentan sehingga akan timbul alergi susu sapi tersebut.

Mengenal Lebih jauh tentang Resiko Akibat yang Ditimbulkan Alergi Susu Sapi pada Anak Bayi

akibat yang ditimbulkan alergi susu sapi

Bagaimana sih Mengenal Apa saja Resiko Akibat yang Ditimbulkan Alergi Susu Sapi pada Anak Bayi?

Pada umumnya, alergi bukan hanya disebabkan oleh susu sapi, anak bayi atau bahkan balita hingga dewasa yang menderita alergi pada susu sapi juga memiliki kemungkinan alergi terhadap susu kambing, susu kerbau, susu domba, produk olahan yang mengandung susu sapi hingga susu kacang kedelai. Padahal susu sapi memiliki banyak kandungan yang dapat dibilang lengkap dan sangat bergizi terutama bagi tubuh untuk pertumbuhan. Bukan hanya terkenal akan kalsiumnya, susu juga memiliki beragam vitamin seperti vitamin A, C dan B 1. Selain itu terdapat juga protein, fosfor hingga karbohidrat. Akan tetapi, meskipun demikian, kemungkinan anak bayi terkena alergi membuat reaksi yang tidak normal hingga menimbulkan resiko-resiko yang mengganggu bahkan disebutkan hingga resiko kematian.

Timbulnya alergi susu sapi pada anak bayi

Pada dasarnya, kebutuhan pokok bayi terutama bagi bayi yang baru lahir adalah Air Susu Ibu atau ASI sebagai makanan sekaligus juga minumannya hingga 4 bulan awal dari kelahirannya. Namun terdapat juga hal-hal yang memungkinkan anak bayi meminum atau mengkonsumsi susu sapi karena alasan-alasan tertentu. Meskipun begitu, pentingnya mengetahui gejala atau tanda-tanda anak bayi mengalami alergi terhadap susu sapi sangat penting. mengingat banyaknya produk susu yang pastinya mengandung susu sapi.

Alergi yang biasanya sangat umum terjadi yaitu gatal-gatal pada kulit yang ditandai dengan bintik-bintik merah seperti halnya campak, ruam merah, hingga eksim kulit atau dermatitis. gejala lain yang dapat dikatakan sebagai gejala yang cukup parah yaitu mual hingga muntah, sembelit atau sulit buang air besar, diare hingga yang paling parah lagi yaitu sesak napas atau asma karena terganggunya saluran pernapasan.

apa saja yang ditimbulkan dari alergi susu sapi

Beragam reaksi tersebut umumnya secara klinis terbagi menjadi 3 bagian yaitu reaksi secepat, reaki sedang hingga reaksi lambat. Perbedaan dari ketiga reaksi tersebut didasari dengan jangka waktu setelah anak bayi mengkonsumsi susu sapi. Mulai dari yang tercepat kurang lebih 45 menit setelah meminum susu sapi hingga yang paling lambat kurang lebih sekitar 2 jam setelah meminum susu sapi.

Pentingnya mengetahui resiko alergi terhadap anak bayi juga bukan hanya dari susu sapi saja. Makanan tertentu juga dapat menimbulkan alergi, misalnya dari makanan laut atau seafood, kacang-kacangan, buah-buahan tertentu ataupun makanan dengan kandungan susu sapi, meskipun belum dapat ditentukan seseorang atau seorang anak yang alergi susu sapi juga alergi terhadap daging sapi.

Penyebab timbulnya resiko alergi susu sapi terhadap anak bayi

Resiko timbulnya alergi pada anak bayi, khususnya alergi dari susu bukan hanya karena sistem kekebalan tubuh anak bayi yang masih rentan. tetapi juga dapat terjadi karena adanya faktor keturunan dari orang tua. Baik dari ayah maupun ibu sehingga anak bayi memiliki peluang yang cukup besar untu memiliki atau menderita alergi terhadap susu sapi tersebut. Akan tetapi jika penanganan alergi tersebut ditangani secara tepat dan cepat, seiring tumbuh besarnya anak bayi akan semakin kebal pula terhadap susu sapi atau penyebab alergi lainnya.

akibat alergi susu sapi pada anak bayi

Selain itu juga, resiko menderita alergi susu sapi pada anak jika tidak dicegah juga akan menimbulkan gangguan terhadap anak bayi tersebut di masa mendatang. Sehingga hal yang perlu dilakukan saat anak bayi mengalami gejala alergi tersebut yaitu menghentikan pemberian susu sapid an juga menghindari makanan yang mengandung alergen tersebut. Kemudian mengkonsultasikannya dengan dokter spesialis anak merupakan upaya pencegahan dari resiko akibat yang ditimbulkan alergi susu sapi pada anak bayi berkepanjangan sehingga juga mendapatkan solusi yang tepat untuk mengganti susu sapi agar perkembangan serta pertumbuhan dan kesehatan anak tetap terjaga meskipun tidak dapat meminum susu sapi.